-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Harga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rp 2,03 Juta per Gram, Buyback Naik Jadi Rp 1,88 Juta

Rabu, 03 September 2025 | 10.00 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-10T13:23:04Z

Harga Emas Antam Naik Rp 26.000, Investor Diingatkan Cermati Selisih Buyback




 JAKARTA – Berita24jam - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat kenaikan signifikan pada Rabu (3/9/2025). Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas 24 karat bersertifikat naik Rp 26.000 per gram menjadi Rp 2.035.000 per gram. Sebelumnya, harga emas tercatat di angka Rp 2.009.000 per gram.


Kenaikan yang sama juga terjadi pada harga buyback atau harga beli kembali emas oleh Antam. Harga buyback naik dari Rp 1.856.000 menjadi Rp 1.882.000 per gram. Dengan perbedaan harga jual dan buyback sebesar Rp 153.000 per gram, investor diingatkan untuk memperhitungkan selisih ini dalam strategi investasi emas.


Antam sendiri selalu merilis dua harga utama untuk produk emas batangan bersertifikatnya. Harga jual berlaku untuk pembelian emas di gerai Logam Mulia, sementara harga buyback digunakan saat konsumen menjual emasnya kembali ke Antam. Selisih harga ini merupakan bagian dari mekanisme pasar dan biaya produksi, namun seringkali terlewatkan oleh investor pemula.


Fluktuasi Harga: Risiko dan Peluang


Kenaikan harga emas hari ini memperlihatkan bahwa logam mulia tetap menjadi instrumen investasi yang menarik, meski pergerakan harganya fluktuatif. Perhitungan sederhana berdasarkan harga historis menunjukkan gambaran peluang dan risiko yang dihadapi investor.




Jika seseorang membeli emas pada 27 Agustus 2025 di harga Rp 1.940.000 per gram, maka menjualnya hari ini akan menghasilkan kerugian sekitar 2,99 persen. Begitu pula jika membeli pada awal Agustus 2025 di harga Rp 1.948.000 per gram, kerugian mencapai 3,39 persen. Bahkan, emas yang dibeli pada awal Juni 2025 di harga Rp 1.940.000 per gram juga masih mencatat kerugian 2,99 persen.


Namun, situasi berbalik ketika melihat pembelian emas pada periode lebih lama. Jika investor membeli emas pada Maret 2025 dengan harga Rp 1.679.000 per gram, keuntungan saat ini mencapai 12,09 persen. Pembelian pada Desember 2024 di harga Rp 1.514.000 per gram menghasilkan laba 24,31 persen, sedangkan emas yang dibeli pada September 2024 di harga Rp 1.404.000 per gram kini mencatat keuntungan 34,05 persen.


Data ini makin mencolok jika melihat pembelian emas pada pertengahan 2024. Harga emas Juni 2024 sebesar Rp 1.335.000 per gram kini memberi keuntungan 40,97 persen. Bahkan, emas yang dibeli pada Maret 2024 dan Desember 2023 masing-masing mencetak laba hingga 61,68 persen dan 66,55 persen.


Emas sebagai Aset Lindung Nilai


Pergerakan harga emas yang terus meningkat dalam setahun terakhir menunjukkan perannya sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ketegangan geopolitik, fluktuasi nilai tukar, dan inflasi menjadi faktor yang mendorong minat masyarakat terhadap logam mulia.


Pengamat pasar menilai bahwa tren kenaikan harga emas kemungkinan masih berlanjut, meski tetap ada potensi koreksi jangka pendek. Bagi investor, fokus utama seharusnya bukan hanya mengejar keuntungan cepat, tetapi juga membangun strategi investasi jangka panjang yang stabil.


Pentingnya Memahami Buyback


Salah satu hal yang sering diabaikan oleh pembeli emas adalah selisih antara harga jual dan harga buyback. Perbedaan ini bisa mencapai ratusan ribu rupiah per gram dan memengaruhi kalkulasi keuntungan. Tanpa pemahaman yang tepat, investor pemula dapat salah menghitung potensi laba dan rugi.


Karena itu, para analis menyarankan calon pembeli untuk selalu membandingkan harga jual dan buyback sebelum melakukan transaksi. Selain itu, penting juga memantau tren harga emas secara berkala dan menyesuaikan waktu pembelian atau penjualan dengan kondisi pasar.


Kesimpulan


Harga emas Antam yang kembali naik hari ini memperkuat posisinya sebagai instrumen investasi yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Meski harga bisa berfluktuasi dalam jangka pendek, tren jangka panjang tetap menunjukkan potensi keuntungan signifikan bagi investor yang sabar dan memiliki strategi matang.


Dengan harga jual di level Rp 2.035.000 per gram dan buyback Rp 1.882.000 per gram, selisih Rp 153.000 menjadi faktor penting dalam perencanaan investasi. Investor diimbau untuk lebih cermat memahami mekanisme pasar emas agar keputusan investasi yang diambil benar-benar menguntungkan.

×
Berita Terbaru Update