Harga BBM Non-Subsidi Turun di Sejumlah SPBU, Berlaku Mulai 21 Agustus 2025
Harga BBM non-subsidi terbaru per 21 Agustus 2025. Pertamina, Shell, BP, dan Vivo menurunkan harga bensin, sementara solar justru naik.
Sejumlah badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, mulai dari Pertamina, Shell, BP-AKR hingga Vivo Energy, resmi menyesuaikan harga jual produk non-subsidi per 21 Agustus 2025. Penurunan ini berlaku secara nasional, dengan variasi harga di tiap operator.
Harga BBM Pertamina (DKI Jakarta)
* Pertamax (RON 92): Rp12.200/liter (turun dari Rp12.500)
* Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.200/liter (turun dari Rp13.500)
* Pertamax Green (RON 95): Rp13.000/liter (turun dari Rp13.250)
* Dexlite (CN 51): Rp13.850/liter (naik dari Rp13.320)
* Pertamina Dex (CN 53): Rp14.150/liter (naik dari Rp13.650)
* Pertamax di Pertashop: Rp12.100/liter
Harga BBM Shell
* Shell Super: Rp12.580/liter
* Shell V-Power: Rp13.050/liter
* Shell V-Power Diesel: Rp14.380/liter
* Shell V-Power Nitro+: Rp13.230/liter
Harga BBM BP-AKR
* BP 92: Rp12.550/liter
* BP Ultimate: Rp13.050/liter
* BP Ultimate Diesel: Rp14.380/liter
Harga BBM Vivo Energy
* Revvo 90: Rp12.490/liter
* Revvo 92: Rp12.580/liter
* Revvo 95: Rp13.050/liter
* Diesel Primus Plus: Rp14.380/liter
Catatan Tren Harga
Meski sebagian besar produk bensin mengalami penurunan harga, sejumlah produk diesel justru mengalami kenaikan. Penyesuaian ini dilakukan mengikuti tren harga minyak mentah dunia dan kebijakan internal masing-masing operator.
.jpeg)